Tutorial Hijab Pashmina yang Rapi dan Mudah Dalam 5 Langkah

Tutorial Hijab Pashmina yang Rapi dan Mudah Dalam 5 Langkah

Daftar Isi

Tutorial hijab pashmina yang paling gampang diikuti sebenarnya hanya bertumpu pada tiga hal: 

  • Inner yang pas di kepala 
  • Titik ikatan yang kuat di bawah dagu 
  • Sisi kain yang diseimbangkan sebelum dililit. 

Begitu tiga ini beres, gaya harian sampai formal tinggal soal menyesuaikan panjang sisi kain dan ke mana ujungnya diarahkan.

Bahannya juga ikut menentukan. Pashmina Voal akan terasa beda cara pakainya dibanding Satin atau Silk, dan banyak tutorial hijab pashmina di luar sana melewatkan bagian ini. Artikel ini membahas langkah dasarnya, variasi gaya, sampai penyesuaian per jenis bahan.

 

Yang Perlu Disiapkan Sebelum Memakai Hijab Pashmina

Yang Perlu Disiapkan Sebelum Memakai Hijab Pashmina

Sebelum melilit, siapkan ciput yang menutup sampai leher, alat penahan berupa peniti atau magnet, dan pastikan kain sudah disetrika rapi tanpa kusut. Tiga hal ini menentukan apakah lilitan nantinya jatuh natural atau malah kaku.

Ciput atau Inner

Bahan ciput idealnya disesuaikan dengan pashmina yang dipakai. Untuk bahan licin seperti Satin atau Silk, pilih ciput berbahan kaos atau jersey karena punya daya cengkeram lebih kuat. Untuk Voal atau Ceruty yang teksturnya lebih bersahabat, ciput standar sudah cukup.

Peniti atau Magnet

Peniti masih dipakai luas, tapi tren belakangan bergeser ke magnet hijab. Alasannya sederhana, magnet tidak meninggalkan lubang kecil di permukaan kain, terutama untuk bahan halus yang seratnya gampang tertarik kalau ditusuk berulang kali.

Langkah Dasar Memakai Hijab Pashmina dalam 5 Tahap

Langkah Dasar Memakai Hijab Pashmina dalam 5 Tahap

Lima tahap dasarnya dimulai dari memasang ciput, menyeimbangkan panjang dua sisi kain, menyatukan keduanya di bawah dagu, mengencangkan titik itu, lalu merapikan sisi yang tersisa.

Langkah 1, Pasang Ciput Lebih Dulu

Pasang Ciput Lebih Dulu

Pastikan rambut tertutup rapi. Kalau memakai ciput yang menutup sampai telinga, lilitan pashmina di atasnya akan lebih stabil sepanjang hari.

Langkah 2, Posisikan Pashmina di Kepala

Posisikan Pashmina di Kepala

Letakkan pashmina dengan satu sisi sengaja dibuat lebih panjang dari sisi lainnya. Sisi panjang ini nanti jadi bagian utama yang dililitkan atau dijuntaikan, tergantung gaya yang dipilih.

Langkah 3, Satukan Kedua Sisi di Bawah Dagu

Satukan Kedua Sisi di Bawah Dagu

Rapikan kedua sisi kain, lalu satukan persis di bawah dagu. Ambil bagian dalam kain untuk disatukan, bukan bagian tepiannya, supaya wajah terlihat lebih rapi dan tidak tertutup kain berlebih.

Langkah 4, Kencangkan dengan Peniti atau Magnet

Kencangkan dengan Peniti atau Magnet

Sematkan alat penahan di titik pertemuan kedua sisi. Kalau pakai magnet, cukup satu titik saja biasanya sudah menahan dengan baik sepanjang aktivitas.

Langkah 5, Selipkan atau Biarkan Sisi Pendek Menjuntai

Selipkan atau Biarkan Sisi Pendek Menjuntai

Sisi yang lebih pendek bisa diselipkan ke kerah baju untuk tampilan rapi, atau dibiarkan menjuntai kalau ingin kesan lebih santai. Dua-duanya sah, tinggal disesuaikan sama acara.

Variasi Gaya Pashmina untuk Beragam Acara

Variasi Gaya Pashmina untuk Beragam Acara

Gaya dasar di atas bisa dikembangkan jadi empat variasi sesuai kebutuhan, mulai dari harian sampai acara resmi, tanpa perlu belajar teknik lilitan baru dari nol.

Gaya Simpel untuk Aktivitas Harian

Cukup lilitkan satu sisi ke belakang bahu, biarkan sisi lainnya menjuntai bebas. Gaya ini paling cepat dipraktikkan, cocok untuk yang buru-buru di pagi hari.

Gaya Tucked In untuk Kantor atau Acara Semi Formal

Selipkan ujung pashmina ke dalam baju atau kerah, lalu tarik sisi satunya sampai terlihat rapi dan terstruktur. Kesan yang muncul lebih formal dibanding gaya menjuntai bebas.

Gaya Satu Bahu untuk Hangout

Sampirkan sisi panjang ke satu bahu saja, mirip cara memakai selendang. Gaya ini populer di kalangan remaja karena terlihat kasual tapi tetap difoto dengan enak.

Gaya Lilit Belakang untuk Acara Resmi

Lilitkan kain ke belakang leher sebelum disatukan di depan, memberi efek volume tambahan. Biasanya dipilih untuk kondangan atau acara yang butuh tampilan lebih effortful.

Cara Pakai Berbeda Sesuai Jenis Bahan Pashmina

Cara Pakai Berbeda Sesuai Jenis Bahan Pashmina

Setiap bahan pashmina punya karakter jatuh kain yang beda, jadi teknik pakainya pun tidak bisa disamaratakan begitu saja antara satu jenis dengan jenis lain.

Koleksi pashmina Harraku sendiri mencakup Voal Superfine dan Ultrafine, Ceruty, Satin, Silk, Rayon, sampai Tansel, dan tiap bahan itu memang menuntut penyesuaian kecil saat dipakai.

Bahan

Karakteristik Kain

Tips Cara Pakai

Voal Superfine

Ringan, agak kaku di awal, gampang dibentuk

Cocok untuk gaya lilit belakang karena tidak gampang kusut meski ditarik beberapa kali

Ceruty

Jatuhnya lembut, sedikit transparan

Pakai ciput dua lapis kalau warnanya terang, supaya rambut tidak terlihat samar

Satin

Mengkilap, permukaannya licin

Wajib ciput berbahan kaos, kalau tidak, lilitannya gampang bergeser turun

Silk

Paling licin dan ringan, jatuhnya sangat natural

Lebih aman pakai magnet, serat sutra gampang tertarik kalau kena peniti berulang

Rayon Tansel

Adem, sedikit lebih berat dari voal, jatuhnya tebal

Pas untuk gaya tucked in, bobotnya bikin lilitan tidak gampang naik sendiri

Untuk yang baru pertama kali mencoba, Voal atau Rayon Tansel biasanya jadi titik awal paling aman sebelum lanjut ke Satin atau Silk yang butuh sedikit lebih banyak latihan.

Kesalahan yang Bikin Pashmina Gampang Melorot

Kesalahan yang Bikin Pashmina Gampang Melorot

Kesalahan paling umum ada di tiga hal, tidak pakai ciput sama sekali, panjang dua sisi kain dibiarkan asal-asalan, dan titik peniti dipasang terlalu jauh dari tengah dagu.

Ukuran pashmina yang tidak sesuai postur tubuh juga sering jadi biang keroknya. Kain yang kepanjangan untuk badan mungil akan menumpuk dan menambah beban di satu sisi, sementara kain yang kependekan untuk badan tinggi jadi gampang tertarik lepas. Kalau belum yakin ukuran mana yang pas, ada pembahasan lebih detail soal ini di Cara Menentukan Ukuran Pashmina yang Ideal dan Proporsional.

Cara Merawat Pashmina Setelah Dipakai

Cara Merawat Pashmina Setelah Dipakai

Setelah dilepas, jangan langsung dilipat asal. Gantung dulu sebentar supaya bentuknya kembali rileks sebelum disimpan.

Saat dicuci, gunakan tangan, hindari memelintir kain, dan jangan pakai deterjen berpemutih. Kalau perlu disetrika, jaga suhu maksimal di angka 110 derajat Celsius, khususnya untuk bahan Satin dan Silk yang seratnya sensitif terhadap panas berlebih.

FAQ

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memakai hijab pashmina?

Untuk gaya dasar, sekitar dua sampai tiga menit sudah cukup setelah terbiasa. Gaya lilit belakang yang lebih rumit biasanya butuh sedikit lebih lama, apalagi kalau masih baru belajar.

Apakah hijab pashmina wajib pakai ciput?

Sebaiknya tetap dipakai, meski kainnya tidak licin. Ciput membantu menahan bentuk lilitan lebih lama dan menjaga rambut tetap tertutup rapi sepanjang hari.

Pashmina bahan apa yang paling gampang untuk pemula?

Voal atau Rayon Tansel biasanya lebih mudah dikuasai lebih dulu. Teksturnya cukup bersahabat, tidak selicin Satin atau Silk yang butuh teknik ekstra.

Bagaimana supaya pashmina tidak licin dan mudah bergeser?

Kombinasi ciput berbahan kaos dan alat penahan magnet biasanya paling efektif, khususnya untuk bahan Satin dan Silk yang permukaannya memang licin secara alami.

Apakah gaya pashmina bisa disesuaikan dengan bentuk wajah?

Bisa. Gaya tucked in umumnya membantu wajah bulat terlihat lebih tirus, sementara gaya menjuntai bebas lebih cocok untuk wajah lonjong supaya terlihat lebih seimbang.

Referensi

  • Kompas.com, "Tutorial Hijab Pashmina yang Simpel, Cocok untuk Halalbihalal".
  • Kompas.com, "Tutorial Hijab Pashmina Kasual untuk Aktivitas Sehari-hari, Cuma 5 Langkah".
  • Buttonscarves, "6 Tutorial Cara Pakai Pashmina yang Stylish dan Elegan".
  • Watsons Indonesia, "Tutorial Hijab Pashmina untuk Acara Bukber".
  • DOA Official Store, "Tutorial Hijab untuk Pemula, Cara Pakai Pashmina Silk biar Tetap Stay & Gak Licin".
Bagikan artikel ini:
Harraku
Harraku Editorial

Tim konten Harraku berbagi panduan, tips styling, dan inspirasi hijab untuk membantu kamu tampil percaya diri setiap hari.

Lihat semua artikel →
Kembali ke blog